Home / berita umum / Bau Tak Sedap dari Bangkai Ikan Sapu-sapu di Sungai Kresek Ganggu Warga Kediri

Bau Tak Sedap dari Bangkai Ikan Sapu-sapu di Sungai Kresek Ganggu Warga Kediri

Bau Tak Sedap dari Bangkai Ikan Sapu-sapu di Sungai Kresek Ganggu Warga Kediri – Masyarakat Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri terganggu dengan berbau tidak enak dari Sungai Kresek. Nyata-nyatanya berbau itu datang dari jumlah bangkai ikan yang mati di Sungai itu.

Berdasarkan pantauan anggota Satpol PP Kota Kediri dilokasi, berbau menusuk datang dari beberapa ratus ikan sapu-sapu atau yang biasa diketahui dengan pembersih kaca yang mati. Ikan-ikan itu mati dalam situasi mengambang di permukaan sungai.

Menurut Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid yang mengevaluasi area, pihaknya terima laporan dari penduduk perihal terdapatnya beberapa ratus ikan dalam situasi mati mengambang di Sungai Kresek semenjak hari Kamis, (20/12/2018).

Matinya ikan itu menimbulkan berbau tidak enak yang mulai muncul semenjak Jumat (21/12/2018) siang. Demikian memperoleh laporan berbau tidak enak, anggota Satpol PP langsung mendatangi area serta kerjakan koordinir dengan lembaga berkenaan terdapatnya hasil beberapa ratus ikan sapu sapu yang mati serta mengundang berbau tidak.enak.

“Kami memperoleh perintah dari kantor untuk kerjakan penelusuran area, berdasar pada laporan masyrakat terdapatnya hasil beberapa ratus ikan pembersih kaca atau ikan sapu-sapu yang mati serta mengundang berbau tidak enak di Kelurahan Ngadirejo,” jelas Nur Khamid.

Tidak pingin gegabah dalam mengatasi hasil ini, Satpol PP Kota Kediri langsung kerjakan koordinir dengan dinas berkenaan, dimulai dengan memgambil sampel air sampai membawa beberapa bangkai ikan.

“Sesaat kami langsung memberikan laporan perihal ini ke dinas berkenaan serta menyerahkan sampel air serta bngkai ikan,” pungkas Nur Khamid.

Gagasannya anggota Satpol PP Kota Kediri besok pagi bakal bersihkan beberapa ratus bangkai ikan itu.

“Serta besok kami kordinasikan bersih-bersih sungai dari bangkai ikan dengan OPD berkenaan. Sebab karenanya ada bangkai berbau busuk menusuk, merisaukan penduduk,” tambah Nur Khamid

Perihal sama dijelaskan oleh Heri (40) masyarakat Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri. Dirinya sendiri terasa aroma tidak enak mulai muncul, meskipun tidak terlampau menusuk, tapi dirinya sendiri cemas, bila tak selekasnya memperoleh perlakuan berbau tidak enak kian kritis serta menganggu.

“Berbau tidak sedapnya memang tidaklah terlalu, tetapi bila tak selekasnya diatasi khawatirnya kian busuk serta menusuk,” jelas Heri.

About admin