Home / berita umum / MA Bergeming Terkait Gugatan Putri Djoko Susilo Soal Rumah Ayah Dirampas Negara

MA Bergeming Terkait Gugatan Putri Djoko Susilo Soal Rumah Ayah Dirampas Negara

MA Bergeming Terkait Gugatan Putri Djoko Susilo Soal Rumah Ayah Dirampas Negara – Putri eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo, Poppy Femialya, menuntut perampasan rumah besar ayahnya oleh negara. Akan tetapi Mahkamah Agung (MA) berubah.

Perkara berasal kala MA menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara terhadap Djoko Susilo pada 2013. Tidak hanya itu, MA hendak memutuskan harta Djoko dirampas negara lantaran hasil korupsi.

Salah satunya yg dirampas negara merupakan suatu rumah besar di Jalan Pemuka Kemerdekaan No 70, Sondakan, Laweyan, Solo. Nah, Poppy, yg terasa beli rumah itu, tak terima serta menuntut SK Nomer S-234/MK. 6/2017 terkait Perjanjian Hibah Barang Punya Negara ke Pengadilan Tata Upaya Negara (PTUN) Jakarta.

Pada 23 Mei 2018, PTUN Jakarta hendak memutuskan tuntutan itu tak dapat di terima. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Upaya Negara (PT TUN) Jakarta pada 16 Oktober 2018.

Poppy tak terima serta ajukan kasasi. Apa kata MA?

” Menampik permintaan kasasi dari pemohonan kasasi Poppy Femialya, ” kata majelis, Kamis (25/4/2019) .

Duduk jadi ketua majelis Supandi, dengan anggota Yodi Martono Wahyunadi serta Is Sudaryono. Majelis menjelaskan perampasan itu dilandasi Putusan Nomer 537 K/Pid. Sus/2014 tertanggal 4 Juni 2014 yg udah berkekuatan hukum terus.

” Pemohon kasasi (Poppy, red) tak lagi punyai keperluan dengan tanah serta bangunan a quo lantaran menurut ketentuan objek sengketa udah diketahui buat dipindahtangankan lewat prosedur hibah buat dimanfaatkan dalam penyelenggaraan pekerjaan serta kegunaan Pemkot Surakarta, ” kata majelis pada 14 Maret 2019.

About admin