Home / berita umum / Pasangan di Mojokerto Jadi Tersangka Atas Tewasnya Bayi dalam Jok Motor

Pasangan di Mojokerto Jadi Tersangka Atas Tewasnya Bayi dalam Jok Motor

Pasangan di Mojokerto Jadi Tersangka Atas Tewasnya Bayi dalam Jok Motor – Polisi saat ini mengincar pelaku bidan yg kirim obat buat menggugurkan kandungan Cicik (21), mahasiswi asal Mojokerto. Obat keras beresiko itu dibeli Dimas, kekasih Cicik dari pelaku bidan itu seharga Rp 500 ribu.

Dimas mengharap pemberian TW sehabis tahu Cicik hamil 8 bulan. Pasangan kekasih ini bermaksud menggugurkan janin di perut Cicik berkat takut kehamilan pranikah itu didapati orang-tua mereka.

” Terduga laki laki (Dimas) membeli obat penggugur kandungan ke temannya sebagai bidan di Aceh. Pemesanannya lewat telpon, ” kata Fery di kantornya, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Rabu (15/8/2018)

Obat penggugur kandungan itu, lanjut Fery, hingga di tangan Dimas lebih kurang 16 hari yg waktu lalu. Rupanya obat itu dibeli Dimas seharga Rp 500 ribu dari pelaku bidan berinisial TW itu.

Baru pada Minggu (12/8) lebih kurang waktu 21. 00 WIB, Dimas serta Cicik mobilisasi maksudnya buat menggugurkan kandungan. Biar gak didapati orang, pasangan kekasih ini bermalam di satu diantaranya villa yg berada pada daerah wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Di vila itu, Cicik menenggak 5 butir juga sekaligus obat penggugur kandungan yg dibeli kekasihnya. Besok harinya, Senin (13/8) lebih kurang waktu 10. 00 WIB, mahasiswi sekolah tinggi pengetahuan kesehatan di Kediri itu melahirkan.

Proses lahiran itu cuma dibantu Dimas yg sesehari berubah menjadi satpam pabrik perabotan elektronik rumah tangga di Gresik. Diluar perkiraan, Cicik melahirkan bayi laki laki dalam situasi hidup.

Berkat gak tega membunuh darah dagingnya, pasangan muda-mudi ini membawa bayi yg tetap komplet dengan ari-arinya itu ke Puskesmas Gayaman, Mojoanyar, Mojokerto. Puskesmas ini berjarak lebih kurang 20 menit dari villa.

Biar tidaklah ada orang yg tahu, mereka masukkan bayi itu ke bagasi sepeda motor Yamaha NMax warna merah nopol W 3192 AT. Bayi gak berdosa itu cuma dibungkus dengan 2 buah kaus. Memanfaatkan motor yg sama, Dimas membonceng Cicik menuju ke Puskesmas Gayaman.

Hingga di puskesmas, bayi mereka dalam situasi urgent gara-gara kelamaan didalam jok motor. Bayi prematur itu selanjutnya wafat kala dirujuk ke RS Gatoel, Kota Mojokerto.

Polisi lantas memastikan Dimas serta Cicik jadi terduga perkara aborsi serta kekerasan pada anak. Dimas saat ini ditahan di Polres Mojokerto, dan Cicik tetap menekuni perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari.

Fery memberi tambahan, sekarang pihaknya mengincar TW. Pelaku bidan itu dinilai turut serta dalam perkara ini berkat sediakan obat keras serta beresiko buat mengugurkan kandungan Cicik.

About admin