Home / berita umum / Pemkot Garut Merapikan Pedagang Di jalan Ahmad Yani

Pemkot Garut Merapikan Pedagang Di jalan Ahmad Yani

Pemkot Garut Merapikan Pedagang Di jalan Ahmad Yani – Satu minggu paling akhir banyak PKL di selama Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut tak bisa berjualan.

Jumat (5/7/2019) siang, Jalan Ahmad Yani sekarang sepi dari PKL. Kebanyakan di ke dua pundak jalan penuh lapak PKL yg biasanya berjualan memakai tenda sesaat serta gerobak. Sekarang selama jalan itu dijaga Satpol PP. Hampir tiap-tiap 50 mtr. jalan terpasang larangan kesibukan PKL.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman janji dapat berkelanjutan dalam menempatkan ketetapan itu dengan cara setahap. ” Saat ini tengah dilaksanakan penertiban serta patroli itu di Alun-alun hingga pertigaan Ciledug. Tentu dengan cara setahap, ” kata Helmi pada wartawan di kantornya, Jumat (5/7/2019) .

Helmi menuturkan faksinya menggerakkan banyak pedagang untuk manfaatkan gedung PKL yg dua tahun yang kemarin usai dibikin. Gedung yg diberi Medina itu terdapat di Jalan Guntur. ” Kita dapat panggil banyak pedagang biar gedung itu dapat dipakai, ” tuturnya.

Banyak pedagang sendiri menyatakan malas berjualan di gedung itu. Dikarenakan berlangganan dianggap sepi serta akses ketujuan gedung benar-benar susah.

” Kita kan dahulu sudah pernah coba jualan di gedung baru. Pertama berlangganan sepi, ke dua susah, ke-tiga warga yg pengin jajan ke situ mesti berapakah kali naik angkot agar dapat sampai. Selanjutnya warga menentukan gak beli, ” kata salah satu orang pedagang yg berjualan di area Jalan Ahmad Yani, Supriatna (33) .

Disamping itu salah satu orang masyarakat Yudi (47) mengharap Pemkab Garut dapat berkelanjutan untuk melarang PKL berjualan. ” Bila saya jelas suka ketetapan ini diaplikasikan. Lantaran bila siang sesuai ini kebanyakan macet lantaran jalan menyempit. Akan tetapi yg butuh ditanyakan itu kestabilan Pemkab, lantaran penertiban sesuai ini kerapkali dilaksanakan namun gak lama PKL jualan , ” tuturnya.

Yudi menilainya Pemkab butuh tegas serta tak tebang pilih dalam menegakkan ketetapan itu. Dikarenakan ketetapan itu sudah pernah sekian kali diaplikasikan tapi cuma berlaku untuk sekian bulan saja. ” Ya ujung-ujungnya PKL berjualan . Parkir liar dimana saja, ” tuturnya.

About penulis77