Pihak Maskapai Menginformasi Seluruh Penumpang Sudah Dievakuasi Semua

Agen Casino

Pihak Maskapai Menginformasi Seluruh Penumpang Sudah Dievakuasi Semua  РSeseorang penduduk negara Indonesia (WNI) berubah menjadi korban meninggal dunia dari insiden mendaratnya pesawat Air Niugini di danau pinggir laut Pulau Chuuk, Federasi Micronesia. Awal kalinya, pihak maskapai sudah sempat menginformasikan jika seluruhnya penumpang sudah dievakuasi dengan selamat dari pesawat yg tiba di air pada tanggal 28 September itu.

WNI sebagai korban insiden mendaratnya pesawat Air Niugini di perairan Chuuk itu dilaporkan bernama Singgih Eko Cahyanto.

Singgih diketemukan meninggal dunia di pada tubuh pesawat yg sudah terbenam sewaktu beberapa penyelam penyelamat mengerjakan penelusuran seterusnya di lebih kurang pesawat serta ruangan lebih kurang danau pinggir laut Chuuk.

Terhadap Nurina Savitri dari ABC dalam hari Selasa (2/10/2018), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, merangkap Federasi Micronesia, mengonfirmasi terdapatnya WNI sebagai korban meninggal dunia dari insiden itu.

” KBRI terima infromasi dari penduduk Indonesia disana (Micronesia) jika benar dia (Singgih) orang Indonesia, kelahiran tahum 1995, ” kata Bob Felix Tobing, Kepala Kegunaan Protokoler/Konsuler di KBRI Tokyo.

Singgih profesinya menjadi anak buah kapal (ABK) serta belum pula dapat dilakukan konfirmasi apa ia bertempat di Federasi Micronesia atau mungkin tidak.

” Jenazah sekarang tetap di Chuuk, tunggu adanya transportasi untuk dipulangkan, ” tutur Bob. Awal kalinya, pihak maskapai Air Niugini sudah sempat menginformasikan jika keseluruhnya 47 penumpang sudah dievakuasi dengan selamat. Akan tetapi besok harinya, ialah dalam hari Sabtu (29/9/2018), mereka meralat pengumuman itu serta menyebutkan jika satu orang penumpang sudah hilang.

Menurut kabar berita media Papua Nugini, Post Courier, Singgih dipercayai teperdaya dibagian belakang pesawat serta dilaporkan tetap hidup sewaktu proses evakuasi berjalan.

Dalam info persnya, CEO Air Niugini, Tahawar Durrani, mengonfirmasi ditemukannya jenazah Singgih serta terdapatnya proses penyelidikan seterusnya.

” Ini penumpang yg belum pula dihitung dari pesawat itu. Team komunikasi kami tengah menghubungi pihak keluarga pria itu serta kami mengatur pemulangan jenazahnya. Kondisi sehubungan kecelakaan ini saat ini berubah menjadi perhatian otoritas yg berkaitan sewaktu mereka mengawali pekerjaan mereka mempelajari momen yg mengakibatkan insiden itu serta tindakan yg disebabkan. Kami mengerahkan seluruhnya sumber daya yg diperlukan untuk mencari tahu beberapa faktor yg mengakibatkan kecelakaan ini. “

Pesawat Air Niugini tiba melewati runway bandara Pulau Chuuk, Federasi Micronesia, dalam hari Jumat (28/9/2018) serta jatuh ke danau pinggir laut yg ada disekitarnya.

Seseorang pria memeringatkan beberapa penyelamat untuk waspada di dalam pesawat yg mulai terbenam.