Home / berita umum / Ungkap Peredaran Jaringan Narkotika, 4 Kg Ganja Diamankan Polisi Cirebon

Ungkap Peredaran Jaringan Narkotika, 4 Kg Ganja Diamankan Polisi Cirebon

Ungkap Peredaran Jaringan Narkotika, 4 Kg Ganja Diamankan Polisi Cirebon – Polisi Cirebon sukses membeberkan jaringan peredaran narkotika tipe ganja lintas propinsi. Salah seseorang aktor berinisial AK masyarakat Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah serta empat kg ganja kering sukses ditangkap polisi.

Wakapolres Cirebon Kompol Djarot Sungkowo menyampaikan jaringan lintas propinsi itu memakai layanan pengiriman barang serta mode jual beli online. Pengungkapan jaringan peredaran ganja kering itu, lanjut Djarot, diawali waktu pihaknya dapatkan laporan berkenaan benda menyangsikan di kantor layanan pengiriman barang di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

” Minggu tempo hari kita dapatkan laporan mengenai barang menyangsikan. Barang itu diperuntukan terhadap A, meski sebenarnya A ini telah ditangkap di lokasi hukum Polda Jambi. Kita teliti barangnya, nyata-nyatanya ganja dengan berat dua kg, ” kata Djarot terhadap mass media dalam wartawan launching di Mapolres Cirebon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (4/9/2018).

Selesai mengamankan dua kg ganja kering, sambung Djarot, pihaknya dapatkan laporan kembali berkenaan barang menyangsikan yg dibungkus kardus dari pengirim yg sama, yaitu dari Propinsi Jambi yg di kirim ke Salatiga, Jawa Tengah. Pihaknya lantas menelusuri pengiriman paket itu.

” Selanjutnya kita ciptakan serta mendapatkan penerimanya di Salatiga. kita amankan paket ganja dua kg serta penerima yakni AK di Salatiga. Menjadi keseluruhan ganja keringa yg ditangkap ada empat kg, ” tukasnya.

Djarot menyampaikan aktor mengelabui layanan pengiriman barang dengan mengakui melakukan bisnis jual kopi. Dalam tiap-tiap transaksi, lanjut dia, aktor mengakui mau kirim kopi biar pihak layanan pengiriman barang tidak menaruh berprasangka buruk.

” Didalam bungkusan ganja itu ditaburi kopi. Tidak hanya itu, ada sejumlah paket kopi. Menjadi berpura-pura kirim kopi. Saat satu bulan paling akhir aktor telah lakukan transaksi saat 12 kali, ” tukasnya.

Gara-gara tindakannya, disebutkan Djarot, aktor dijaring undang-undang nomer 35/2009 mengenai narkotika dengan ancaman sedikitnya empat tahun kurungan penjara.

About admin