Home / berita umum / Unit Pasukan Reserse Narkoba Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba

Unit Pasukan Reserse Narkoba Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba

Unit Pasukan Reserse Narkoba Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba – Unit Reserse Narkoba Polda Bali menangkap tiga pengedar narkoba jaringan Lapas Madiun yang memperoleh barang dari Malaysia.

Tiga tersangka ini salah satunya Ray Pang yang dibekuk pada Jumat 6 Oktober 2017 sekira jam 19. 00 Wita di kos-kosanya di lokasi Banjar Jaba Jati, Dangin Uma, Pemogan, Denpasar. Tanda bukti yang diamankan 618. 77 gr sabu-sabu.

Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko menyebutkan, sebagian narkoba type sabu ini dibungkus dalam camilan yang jumlahnya menjangkau beberapa ratus gr.

“Kami dapat menangkap tersangka ini karena laporan dari orang-orang. Kalau di daerah itu ada yang seringkali mengedarkan narkoba, ” terangnya di Polda Bali, Denpasar, Senin (9/10/2017).

Terkecuali sabu-sabu, tanda bukti yang beda diamankan ada 3 buah timbangan, dua sendok terbuat dari pipet, 3 bandel plastik, 1 buah handpone, 1 buah gunting, 1 buah kartu atm, serta 1 buah buku rekapan.

AKBP Sudjarwoko menerangkan, sesudah menangkap Ray Pang pihaknya menangkap dua orang pasangan kekasih yang satu jaringan.

Dua orang ini bernisial Gde SDT serta TE. Keduanya diringkus di satu diantara restoran makan cepat saji pada hari itu sekira jam 20. 30 Wita.

” Orang ini jadi incaran kami. Awalannya ingin kami bekuk di lokasi Renon, tetapi disana keadaannya tidak sangat mungkin karena jalanan macet. Pada akhirnya kami bekuk di satu diantara parkiran restoran makanan cepat saji, ” tuturnya.

Aktor waktu itu tengah jual narkoba. Dia menerangkan, beberapa ratus gr narkoba type sabu-sabu disimpan tersangka dalam jok mobilnya.

” Aktor ini nyaris sehari-hari memperoleh uang Rp1 juta dari melekat narkoba itu. Mereka ini residivis dengan masalah yang sama, ” tuturnya.

Dia menerangkan, narkoba yang didapat ini datang dari jaringan Lapas Madiun, Jawa Timur. ” Orang yang berada di Jawa Timur ini bisa barang dari Malaysia. Rata-rata dalam dua minggu ini mereka dapat jual 1 kg sabu-sabu, ” terangnya.

Dari ke-2 tersangka ini diamankan sabu 683, 65 gr, 4 buah handpone, 2 buah unit timbangan digital serta 2 buah lakban dan 1 bandel plastik.

” Beberapa tersangka ini sudah tidak mematuhi Pasal 112 serta 111 dengan ancaman minimum 4 th. penjara, ” ujarnya.

About editor