Home / berita umum / Warga Mengeluh Tak Ada Satu Pun Petugas Puskesmas

Warga Mengeluh Tak Ada Satu Pun Petugas Puskesmas

Lima warga dimaksud wafat dalam kurun saat tiga bulan paling akhir di Kampung Pece, Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua, karna sakit malaria.

Warga mengeluh karna tidak ada petugas di Puskesmas setempat hingga warga yang sakit tidak memperoleh perawatan.

” Kami begitu kecewa dengan kemampuan petugas Puskesmas Jita yang sampai kini tidak sempat berada di tempat pekerjaan. Karna ketiadaan petugas, ada lima warga wafat dunia di Pece, ” kata salah seseorang warga Jita bernama Agus Otanafake.

Kepala SD Inpres Jita, Juwita Bietsh, menyebutkan, warga di distrik itu alami kesusahan untuk berobat karna petugas kesehatan tak ada di lokasi itu.

” Kami disana sulit bila sakit, tak ada petugas kesehatan. Ingin ke mana-mana susah karna jaraknya sangat jauh, ” papar Juwita.

Distrik Jita adalah satu diantara distrik paling jauh dari Timika, ibu kota Kabupaten Mimika. Untuk mencapai distrik yang bersebelahan segera dengan Kabupaten Asmat di lokasi timur Mimika itu, warga mesti menyewa perahu motor dengan saat tempuh sekitaran delapan sampai sembilan jam dari Timika. Mengenai transportasi pesawat terbang perintis tidak setiap waktu melayani penerbangan ke Jita.

Pemerintah Kabupaten Mimika sudah menanggapi laporan dari orang-orang. Sekretaris Daerah Mimika Ausilius You di Timika menyebutkan, pihaknya sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Philipus Kehek dengan jajarannya untuk selekasnya menindaklanjuti laporan itu.

” Dinas Kesehatan jadi ujung tombak paling depan dalam soal service kesehatan mesti selekasnya mencari tahu kebenaran laporan itu, jika memang perlu selekasnya kirim tim ke Jita, ” kata Ausilius, Senin (9/10/2017).

Dia menyayangkan bila kematian lima warga Jita itu benar karna kelalaian petugas kesehatan di Puskesmas Jita yang senantiasa tidak ada ditempat pekerjaan.

” Telah harusnya semuanya ASN (Aparatur Sipil Negara) berada di tempat pekerjaan. Bila benar mereka tak ada ditempat pekerjaan lantas menyebabkan warga tidak memperoleh service kesehatan yang ideal hingga berlangsung masalah wafat dunia, ini adalah pelanggaran berat serta mesti diberi hukuman tegas, ” tuturnya.

Sekretaris Dinkes Mimika Raynold Ubra mengaku sudah terima laporan dari Kepala Kampung Kamapri serta Kepala Distrik Jita masalah ada warga yang wafat sesudah terkena penyakit.

Atas laporan itu, Dinkes Mimika sudah memerintahkan Kepala Seksi Wabah serta Bencana untuk selekasnya menyikapinya.

Tidak itu saja, Kepala Bagian Service Kesehatan pada Dinkes Mimika sudah menyebut Kepala Puskesmas Jita supaya mempertanggungjawabkan laporan peristiwa itu.

” Petugas kesehatan di Puskesmas Jita sudah diperintahkan untuk selekasnya kembali pada tempat pekerjaan mereka pada 6 Oktober 2017 memakai pesawat terbang untuk selekasnya mengatasi peristiwa disana, ” kata Raynold.

Dinkes Mimika berjanji juga akan memberi hukuman tegas pada petugas yang lupa meninggalkan tempat pekerjaan mereka di Puskesmas Jita.

About admin