Wisata Gunung Mas Di Lamongan Ditutup Karena Langgar Perda

Agen Casino

Wisata Gunung Mas Di Lamongan Ditutup Karena Langgar Perda – Masih ingat wisata Gunung Mas Lamongan? Wisata bukit kapur punya individual yg berada pada Kecamatan Mantup ditutup sesaat, lantaran dikira melanggar perda.

” Penutupan sesaat ini dilaksanakan lantaran Gunung Mas melanggar Perda No 13 Tahun 2011 terkait Pendaftaran Upaya Pariwisata di Kabupaten Lamongan serta Perda No 1 Tahun 2014 terkait Izin Lingkungan, ” kata Kabid Gakda pada Satpol PP Lamongan, Sapari terhadap wartawan di kantornya, Jalan Basuki Anugerah Lamongan, Jumat (9/8/2019) .

Ia mengemukakan sebelum melaksanakan penutupan faksinya udah berikan surat peringatan 3 kali ke pengelola Gunung Mas. Akan tetapi tak diindahkan oleh pemilik.

” Pemilik upaya tak punyai 3 izin atau validitas yg udah diputuskan Pemkab Lamongan. Salah satunya, izin pariwisata, lingkungan serta izin dirikan bangunan (IMB) . Pemilik wisata menyalahi peraturan lantaran tak dapat memberikan validitas itu, ” kata jelas Sapari.

Pemilik, lanjut ia, tak dapat memberikan fisik validitas bukan dikarenakan masih mengelola, namun belum diurus izinnya sampai ini hari.

Faksinya jadi petugas penegakan perda miliki keharusan bertindak tegas pelanggaran yg ada. Area wisata, pasnya di pintu masuk Gunung Mas ditutup serta dipasang papan pengumuman ditulis area ditutup. Papan segel penutupan itu bahkan juga dipasang kuat melalui langkah dua tiangnya dicor.

” Kala penutupan, kami udah bersua dengan pemilik object serta udah berikan wawasan terhadap pemiliknya, ” jelas Sapari.

Sapari mengatakan, faksinya sudah menganjurkan terhadap pemilik area wisata biar lekas mengelola serta menuntaskan semua perizinan. ” Oleh lantaran penutupan ini yaitu sesaat, biar pemilik object wisata dapat lekas menuntaskan semua izin yg berlaku berkenaan dengan upaya wisata di Lamongan serta seandainya izin udah tercukupi, jadi upaya Wisata Gunung Mas dapat bekerja seperti kebanyakan, ” jelasnya.

Dalam implementasi penutupan, Satpol PP Lamongan bekerja sama dengan beberapa institusi berkenaan. Salah satunya Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal serta PTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Perkim, Kantor Pertanahan, Polres Lamongan, Garnisun serta Pemerintahan Kecamatan Mantup.

Object wisata punya pribadi itu memakai area sisa tambang kapur yg tandus, gersang serta panas. Oleh pemiliknya, area tandus itu disulap berubah menjadi area wisata pilihan yg diketahui dengan istilah Gunung Mas. Awal mulanya, Gunung Mas yaitu tempat tinggal peristirahatan dari kayu yg dipercantik dengan nuansa Jawa serta China. Warna merah berubah menjadi ciri-khas tiap-tiap bangunan yg berada pada daerah ini. Lantaran banyak yg tertarik, pemilik setelah itu menetapkan cuma cost parkir pada pengunjung serta membuat cantik area itu dengan beberapa tulisan serta area buat berswafoto.